Minggu, 07 April 2013

Differential Accounting Information




            Differentian accounting informasi merupakan taksiran pembedaan biaya, pendapatan, dan / atau aktiva dalam alternative tindakan tertentu dibandingkan dengan alternative tindaka yang lain. Differential accounting information mempunyai dua unsure pokok  : merupakan informasi masa yang akan datang dan berbeda diantara alternative yang dihadapi oleh pengambil keputusan. Informasi ini dibutuhkan oleh manajemen untuk pengambilan keputusan mengenai pemilihan alternative tindakan  yang terbaik diantara alternative yang tersedia. Karena pengamilan keputusan selalu menyangkut masa depan, maka informasi akuntansi yang relavan adalah informasi masa yang akan datang pula. Kareena  pengambilan keputusan selalu menyangkut pemilihan alternative diantara berbagai alternative yang tersedia, maka informasi akuntansi yang relavan adalah informasi akuntansi yang berbeda diantara tiap tiap alternative yang akan di pilh.
            Differential acconting information diterapkan baik dalam hal biaya maupun pendapatan. Differential accounting information yang hanya bersangkutan dengan biaya disebut differential costs, sedangkan yang hanya bersangkutan dengan pendapatan disebut dengan differential revenues.
            Elemen yang membentuk full cost suatu produk adalah terdiri dari biaya langsung yang bersangkutan dengan produk tersebut ditambah dengan bagian dari biaya tak langsung yang dibedakan kepada produk tersebut. Differensial cost hanya melipti biaya yang berbedadaam koondisi tertentu saja. Jika pemngambil keputusan bersangkutan dengan pemanfaatan kapasitas produksi, pemahaman mengenai perilaku biaya dalam menghubungkan dengan perubahan volume kegiatan sangat peting untuk dapat membetuk differential cost yang akan dipakai sebagai dasar pemilihan alternative tindakan.
            Informasi full cost dapat diambil langsung dari catatan akutansi regular perushaan, karena system informasi akuntansi meang dirancang untuk mengasilkan informasi full cost dalam kegiatan normal nya. Karena differensialcost sangat tergantung pada masalah yang dihadapi oleh pengambil keputusan, maka tidaklah ekonomis jika iformasi tersebut dikumpulkan secara regular dari system akuntansi. Cara yang biasa ditempah untuk mengumpulkan differential cost informasi adalah dengan merancang sistenm akuntansi sedemikian rupah sehingga memudahkan penaksiran diferential cost tersebut sesai dengan masalah tertentu yang sedang dihadapi pengambil keputusan. System akuntansi harus dapat meisahkan biaya dari perilakunya dan memisahkan biaya menurut hubungan biaya dengan berbagai costs objectives.
            Seperti yang disebutkan diatas, untuk penyajian laporan keuangan kepada pihak luar, full cost accounting informasi masa yang lalu perlu dikumpulkan. Dalam perncanaaan jangka panjang, full cost diperlukan pula untuk salah satu dasar penyusunan program. Dalam penetapan harga jual, full cost yang disesuaikan dengan koondisi masa yang akan datang dipakai sebagai dasar penetapan harga jual dalam kondisi yang normal. Di lain pihak, differential cost selalu berhubungan dengan masa yang akan datang. Informasi ini dimaksudkan untuk membeerikan  gambaran mengenai besar biaya yang akan terjadi jika suatu alternative tindakanb akan dilaksanakan, dibandingkan dengan besar biaya jika alternative lain yang dipilih.
            Pengertian differential cost akan selalu sama dengan pengertian biaya variable.  Biaya variable merupakan biaya yang berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan, sedangkan differential cost selalu bersangkutan dengan alternative tertentu yang sedang dipertimbangkan untuk dipilih. Jika keputusan yang sedang dipertimbangkan perhubungan dengan pemilihan satu diantara berbagai volume kegiatan, differential cost sama dengan biaya variable, sepanjang biaya tetap tidak mengalami perubahan. Istilah yang sama dengan differential cost adalah incremental cost dan relavan cost.
            Differential cost bermanfaat sebagai salah satu dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Dalam pengambilan keputusan. Dalam pengambilan keputusan yang hanya mempertimbangan dua alternative, alternative pertama di perlakukan sebagai status quo, sedangkan alternative yang lain di perlakukan sebagai usulan. Jika altenatif usulan mempunyai differential cost yang lebih rendah disbanding dengan differential cost alternative status quo, maka alternative usulan dapat diterima ( dengan anggapan informasi non kuantitatif tidak berlawanan dengan manfaat penghemaan biaya tersebut). Jika pengambilan keputusan bersangkutan dengan pemilihan satu diantara berbagai alternative, maka alternative yang mempunyai differential cost yang paling rendah yang seharusnya diterima. Contoh keputusan yang memerlukan differential cost accounting information adalah  : perubahan metode, perencanaan kegiatan, membuat atau membeli, dan kuantitas yang dipesan. Contoh keputusan yang memerlukan informasi baik differential cost maupun differential revenues adlah : analisi penawaran / permintaan / harga, penetapan harg kontribusi, penghentian produksi suatu produk, penambahan jasa, penjualan atau pengolahan lebih lanjut, pemilihan berbagai taktik pemasaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar