Senin, 21 April 2014

THIS IS IMPORTANT FOR MY MAJORS



At this time of the English language is very important in a wide range of daily activities, especially for students. English is a language that is recognized by the world as an international language. A person's ability to speak English is a highly value-added support for activities that executable. Not only the working world who needs someone ingenuity in using the English language, but for a student also not less important, especially me. In college I majored in accounting, the accounting department a lot of courses that can be understood only if we understand the English language.
Because English is an international language, an awful lot of translations from various countries implied by the writing of the English language, one of which is the software that is used in accounting. One example of software that is used in accounting is Myob, Myob courses I can when undergoing a three-semester. Myob accounting software is one that is implied with the English language, and not only that there are still many other accounting software, software such as ACL, DEA. Not just accounting software, there are many other subjects that are taught in English, such as the courses I can when in five semesters, namely Introduction to Accounting Information Systems. such as the courses I can when in five semesters
At this time there have been many companies that issue financial statements, where the account in the report using the English language. Well if it can not speak English, how I would read the financial reports of a company?, but in reading the financial statements the Accounting Department of a company has already become a must. This is where we stressed that knowledge of English is essential in supporting our education and as capital for us if want more top achievers, and especially for me

I’LL DO IT AFTER GRADUATE



Currently my status as a student at the Gunadarma University who are undergoing the course of six semesters. Does not feel I've lived a lecture for a little over three years. I am in college by taking the level of Bachelor (S1), meaning that I would undergo a lecture for one year in the future to get my college degree. This lecture is a graduate of a very big dream for me, and my family especially for mother dearest. Ever thought in my mind, after graduate I will be returning to hometown and devote myself to my beloved in kampong. But after I think back, it was not the right time for me to devote myself directly in kampong my page. For devotion to be done with the correct preparation of true sincere and helpful especially to my hometown. Well to that I have to think back to all the steps that I will live in the future.
Once again never occurred in my head, after graduating College I'll be continuing education majoring. But I am not interested in it because I'd love to have the name of the world of work. Become an accountant is the very thing that I dream of. Therefore, upon graduation I will be applying for employment to the public accountant firm in Indonesia, especially in Jakarta. Choose a public accountant of course because of my majors are accounting and became an accountant in a firm is the right job for my Department and I really liked it.
After enjoying and live how the name of the working world, I will prepare myself to take my suitcase from Java is returning to the island of Sumatra are Medan, Samosir is beautiful. There I will be back to work for my beloved hometown. However after arriving in the village, first I will be on vacation and will reflect the beautiful panorama nan elok that spread by Lake Toba. After enjoying it I will work for everything on samosir island. My future goals and focus for samosir island during this time is to show the beauty and glamour that existed on the island of samosir to everyone, certainly not only in Indonesia but also to foreign countries.

Senin, 27 Januari 2014

Siapakah Saya

Siapakah saya? Jika ada yang bertanya seperti itu terhadap saya, maka saya akan menjawab saya tidak tahu siapa saya, sebab hanya orang lain yang bisa menilai siapa saya. Namun jika saya menjawab dengan simple, maka saya akan menjawab bahwa saya merupakan anak kelima dari enam bersaudara, yang dilahirkan disebuah pulau yang kecil nan indah, tepatnya pada tanggal 15 bulan april tahun 1992.
Akan tetapi lain halnya dengan pertanyaan yang satu ini, karena dari pertanyaan “siapakah saya” ini lebih merujuk kepada siapaka diri saya sendiri? Begitu bukan!!!

Baiklah, nama lengkap saya Kristianto Nadeak, saya tumbuh dan dewasa di sumatera utara, tepatnya di pulau samosir, dan saya memulai pendidikan dari sana. Mulai dari SD, SMP, sampai dengan SMA semuanya di Samosir. Di Samosir terdapat sebuah danau yaitu danau toba. Kebetulan hobby yang sangat saya senangi adalah menghabiskan waktu luang untuk memancing ke danau toba. Memancing merupakan hobby yang sangat saya senangi, karena dengan memancing kesabaran kita di uji, dan sembari memancing di danau toba, saya bisa menikmati panorama danau toba dengan semua gunung gunung kecil yang mengelilinginya. Itu sebuah keindahan yang sangat luar biasa bagi saya, dimana saya sering sekali menghabiskan waktu saya untuk itu dan disitulah lahir impian serta mimpi mimpi saya.
Mimpi mimpi dan semua impian saya lahir di samosir, dan saya tau bahwa mimpilah yang membawa saya ke Pulau Jawa ini, dan impian jugalah yang membuat saya bisa kuliah di Universitas gunadarma ini. Dulu sewaktu masih tinggal dikampung, tidak pernah terpikir oleh saya bahwa saya akan melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana muda.

Pengalaman saya yang sangat menyedihkan adalah ketika teman teman SMA saya mengadakan reunian sekolah untuk SMA Cerdas Bangsa lulusan tahun  2010 atau angkatan 2007, pada tahun 2013 tahun lalu. Pada saat itu saya sangat sedih karena saya tidak dapat hadir pada acara reuni tersebut. Akan tetapi saat itu juga saya sangat senang, kenapa? Karena saya SMA dirumah dan tidak kesekolah, hahahah. Kenapa bisa begitunya? Masalahnya SMA pun saya tidak benar. Coba kita bayangkan SMA kelas 2 dan kelas 3 tidak saya jalani, luar biasa bukan!!! Bisa kuliah Tetapi tidak SMA.
Jadi begini ceritanya, dulu saya melanjutkan pendidikan SMA di Medan, dan diterima di SMA Cerdas Bangsa, salah satu sekolah swasta di Medan. Namun belum selalai semester dua kelas satu, saya sudah disuruh tante saya pulang kekampung halaman saya samosir. Karena kebandalan saya ketika sekolah di SMA Cerdas Bangsa. Saya pun pulang kekampung lagi. Ketika sampai disamosir orang tua saya mendaftarkan saya ke SMA Santo Thomas, Salah satu sekolah swasta terfavorit di Samosir. Namun yang sangat saya sedihkan saat itu, semua bangku di sekolah tersebut sudah penuh dengan kata kuota untuk satu angkatan sudah penuh, dan tidak adalagi bangku bagi saya. Setelah itu Ibu saya terus berusaha dan mendaftarkan saya ke SMA Karya Jaya, salah sat sekolah swasta juga di samosir dan itu adalah SMA pilihan terakhir, karena saat itu sekolah swasta di samosir hanya ada dua yaitu, SMA Santo Thomas dan SMA karya jaya. Dan ketika Ibu mau mendaftarkan saya ke SMA Karya Jaya, saya menolak ibu, karena SMA Karya Jaya ini terlalu texas, saya takut nanti saya akan semakin membandal. Padahal ibu saya bermaksud mendaftarkan saya ke sekolah tersebut dengan maksud agar saya bisa melanjutkan semester yang sudah saya jalani di Medan. Dan akhirnya saya berkata kepada Ibu   “ tahun depan saja Ibu, biarlah saya memulai dari kelas 1 lagi akan tetapi di SMA Santo Thomas “ ucap saya kepada Ibu.
Waktupun terus berjalan, karena terlalu menikmati waktu untuk ke SMA Santo Thomas, mennyedihkan bukan...
Dan karena tidak ada pilihan lagi, mau tidak mau demi pendidikan saya harus mau mendaftar ke SMA Karya Jaya, dan akhirnya saya mendaftarkan diri di SMA Karya Jaya dan melanjutkan pendidikan disana. Waktupun terus berjalan, dan terbukti tidak sampai satu tahun saya sudah keluar atau dikeluarkan dari SMA Karya Jaya tersebut, waktu itu saya merenungkan waktu sejenak dan saya berpikir “owh teryata bukan Sekolahnya yang texas, akan tetapi saya lah orangnya yang texas”. Menyedihkan bukan…

Nah, mungkin saudara saudari bingung, kenapa saya bisa kuliah!!! SMA saja tidak lulus, ya itu patut dipertanyakan dan pertayaan saudara saudari itu benar, dan tidak ada salahnya. Nah saya kembali lagi ke Medan, dan saya sekolah lagi disana. Tadinya saya di Medan bermaksud untuk memulai dari kelas satu lagi, namun itu sangat berat bagi saya, karena saya takut nantinya saya malah Tua di SMA pula kaan.
Akan tetapi saya sangat berterimakasih kepada Kakak Ipar saya, karena Kakak ipar saya juga takut nantinya saya akan termakan usia di SMA, jadi Kakak saya mendaftarkan saya ke sekolah Yayasan Pendidikan  Program Paket C. Sebelum saya melanjutkan cerita ini, kita istrahat sejenak dan camkan lah ini saudara saudara, Yayasan Pendidikan Program Paket C ini adalah sekolah untuk orang orang yang berpikiran waras ya saudara saudara, berpandangan pula nanti saudara saudari bahwa sekolah tersebut bagi orang orang yang kurang waras. Dan saya menyebut sekolah ini terobosan terbaru dan tidak ada duanya. Memang terbukti, sebab dalam kurun waktu 6 b ulan saya disana, ijazah SMA saya sudah keluar dan atas nama saya juga, itulah luar biasanya. Akan tetapi itu adalah ijazah Paket C. Nah begitulah ceritanya kenapa saya bisa melanjutkan pendidikan saya ke jenjang Sarjana saudara saudara.
Nah, ada satu lagi sehingga kuliah saya bisa lancar, aman dan terkendali yaitu Medica. Medica adalah suatu bimbingan belajar ( Privat ) yang tidak bisa saya lupakan seumur hidup. Karena disanalah motivasi belajar saya tumbuh, dan belajar sungguh sungguh dan di bimbing disana. Dan dari sanalah saya mendapatkan bekal ilmu yang sangat banayak, dan saya mendapatkan banyak hal hal yang baru dari sana. Dan Medica lah yang memberikan bekal sehingga saya mampu mengikuti pembelajaran pembelajaran perkuliahan dengan baik dan lancar. Dan terbukti saya bisa mengikuti kuliah saya dan yang lebih luar biasa lagi, saya bisa masuk kekelas yang mana di dalam kelas tersebut semuanya orang orang pilihan. Wow ini sebuah keberuntungan bagi saya. Dan ada satu lagi, dari yang tidak menjalani SMA nya dengan baik, akan tetapi saat ini dia bisa menjadi Asisten dari Laboratorium terfavorit di Universitas Gunadarma, yaitu di Laboratorium Akuntansi Menengah. Dan siapakah dia, dan dia adalah saya.
Di dalam hidup ini, saya tidak mau mengejar sesuatu yang tidak past. Akan tetapi saya selalu punya impian, dan saya akan berada di impian tersebut suatu hari kelak dengan semua mimpi mimpi saya. Saya selalu menjalani hari hari saya sebagaimana mestinya, mulai kuliah, belajar, dan mengerjakan tugas yang diberikan oleh Para Dosen ke kelas kita. Dan saya selalu menikmati setiap hari hari yang di berikan oleh Tuhan kepada saya, menikmati indahnya pagi hari, menikmati indahnya sore hari dengan hembusan angin yang melegakan.

Itulah diri saya dari lubuk hati yang paling dalam, pengalaman saya dan saya sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebab Dia selalu memberikan jalan bagi saya didalam hidup ini. Satu kata dari saya, tetaplah hidup didalam mimpi, karena mimpilah yang membawa kita ke semua impian yang ada di benak kita. Dan jalanilah hari harimu sebagaimana itu adalah hari terakhirmu, sebab kita tidak tahu apa yang terjadi di esok hari nanti.
TERIMAKASIH

Minggu, 24 November 2013

Perjudian Menjadi Media Mata Pencaharian


Pada masa modern seperti saat ini, Perjudian merupakan salah satu kegiatan yang dilarang oleh Pemerintah baik Daerah maupun Kota. Namun walaupun sudah demikian permainan judi masih tetap membarak di lingkungan masyarakat kita, seperti yang telah terjadi belakangan ini di Kabupaten Samosir, Medan, Sumatera Utara.
Sebernarya apa sih yang dimaksud dengan perjudian itu?
Menurut Pasal 303 ayat (3) KUHP yang dikatakan main judi adalah tiap-tiap permainan, yang mendasar­kan pengharapan buat menang pada umumnya bergantung kepada untung-untungan saja, dan juga kalau pengharapan itu jadi bertambah besar karena kepintaran dan kebiasaan pemain. Termasuk permainan judi ialah pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau per­mainan lain, yang tidak diadakan oleh mereka yang turut berlomba atau bermain itu, demikian juga segala pertaruhan yang lain-lain.
Menurut Soesilo, yang menjadi obyek di sini ialah “permainan judi” dalam bahasa asingnya “hazardspel”. Bukan semua permainan masuk “hazardspel“, yang diartikan “hazardspel” yaitu (Pasal 303 ayat (3) KUHP) tiap-tiap permainan yang mendasarkan pengharapan buat menang pada umumnya bergantung kepada untung-untungan saja, dan juga kalau pengharapan itu jadi bertambah besar karena kepintaran dan kebiasaan pemain. Selanjutnya dikemukakan bahwa yang masuk juga “hazardspel” ialah pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain yang tidak diadakan oleh mereka yang turut berlomba atau bermain itu juga segala pertaruhan yang lain. Hazardspel ialah misalnya main dadu, main selikuran, main jemeh, kodok-ulo, roulette, bakarat, kem­ping keles, kocok, keplek, tambola dan lain-lain, juga masuk totalisator pada pacuan kuda, pertandingan sepakbola dan sebagainya. Tidak termasuk “hazardspel” misalnya : domino, bridge, ceki, koah, pei dan sebagainya yang biasa dipergunakan untuk hiburan
           
           Jika kita lihat dari Aspek hukumnya, banyak negara yang melarang perjudian sampai taraf tertentu, karena perjudian mempunyai konsekuensi sosial kurang baik, dan mengatur batas yurisdiksi paling sah tentang undang-undang berjudi sampai taraf tertentu. Beberapa negara-negara melarang perjudian, hampir semua negara-negara mengatur itu.  Namun banyak juga hukum negara tidak mengatur tentang perjudian, dan memandang sebagai akibat konsekuensi masing-masing, dan tak dapat dilaksanakan oleh proses yang sah sebagai undang-undang. Beberapa masalah yang timbul  dalam perjudian yaitu Beberapa orang akan menjadi ketagihan. Mereka tidak dapat berhenti berjudi, dan kehilangan banyak uang. Kadang-kadang judi tidaklah adil. Jika anda menang atau kalah, maka anda harus membayar sejumlah uang  dan akan mempuyai pengaruh untuk timbulnya sosial yang kurang baik.Belakangan ini perjudian Jenis Judi Dam Batu marak terjadi di Samosir, bahkan judi tersebut sepertinya sangat bebas dilakukan di daerah Samosir secara khusus di daerah daerah perkotaan. Jenis Judi tersebut sering kali dilakukan di warung-warung di sekitaran kabupaten samosir, bahkan diduga lapak diberikan pemilik warung agar warung tersebut ramai pengunjung dan tentunya dagangan para pemilik warung menjadi laku atau dengan kata lain menjadi media untuk mencari keuntungan.

Kini permainan judi tidak hanya menjajah orang dewasa, remaja bahkan anak – anak pun kini telah terhipnotis oleh untuk melakukannya. faktor yang mendorong Perjudian di masyarakat, yaitu keadaan perekonomian masyarakat yang sulit dan memperihatinkan merupakan salah satu penyebab rendahnya tingkat penghasilan masyarakat yang merupakan beban yang dialami sebagian besar mesyarakat. Saat ini berbagai hal tersebut menyebabkan terjadinya peningkatan judi di masyarakat kerena mereka berusaha untuk menutupi kekurangan uang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Berbagai cara ditempuh baik yang sah atau legal menurut hukum maupun yang illegal atau bertentangan dengan hukum. Salah satu cara yang banyak ditempuh adalah melalui permainan judi, walaupun mereka mengetahui bahwa judi dilarang dan akan mengakibatkan berurusan dengan pihak yang berwajib, mereka tetap melakukannya, dengan harapan kalau menang dapat menutupi kebutuan hidup mereka.
Perjudian menjadi salah satu pilihan yang dianggap sangat menjanjikan keuntungan tanpa harus bersusah payah bekerja, judi dianggap sebagai pilihan yang tepat bagi rakyat kecil untuk mencari uang dengan lebih mudah. Mereka kurang menyadari bahwa akibat judi jauh lebih berbahaya dan merugikan dari keuntungan yang akan diperolehnya dan yang sangat jarang dapat diperolehnya. Perjudian banyak ditemui di berbagai tempat atau lokasi, yang diperkirakan tidak dapat diketahui oleh pihak berwajib, bahkan dekat pemukiman pun judi sering ditemukan dan dilakukan. demikian pula di masyarakat itu sendiri sering dan banyak ditemukan judi dengan jenis. Berbagai permainan judi yang sering ditemukan dalam masyarakat adalah judi dengan menggunakan kartu remi ataupun roulette, domino dan sebagainya. Walaupun judi dilarang dan diancam dengan hukuman, masih saja banyak yang melakukannya, itu antara lain karena manusia mempunyai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, sedangkan di sisi lain tidak setiap orang dapat memenuhi hal itu karena berbagai sebab misalnya karena tidak mempunyai pekerjaan atau mempunyai penghasilan lain untuk memenuhi kebutuhan mereka. Atau dapat juga mempunyai pekerjaan tetapi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka. Pilihan mereka untuk menambah kekurangan kebutuhan tersebut adalah antara lain pilihannya adalah melakukan judi dan perjudian, judi menjadi alternatif yang terpaksa dilakukan meskipun mereka tahu risikonya, untuk mencukupi kebutuhannya dan keluarganya. Di samping untuk memenuhi kebutuhannya ada juga anggota masyarakat yang melakukan perjudian karena kesenangan atau kegemarannya akan judi. Meskipun keadaan mereka secara ekonomis cukup baik dan bahkan seringkali sudah dapat memenuhi kebutuhannya dengan baik, tetap saja mereka melakukan judi karena kegemarannya untuk melakukan judi. Walaupun mereka sudah mapan secara ekonomi mereka tetap berjudi, kegemarannya dilakukan pada saat-saat santai atau ditengah kesibukannya bekerja.
Adapun yang di hukum menurut Undang-Undang No. 7 Tahun 1974 Pasal 303 KUHP  adalah :
1. Mengadakan atau memberi kesempatan main judi tersebut sebagai pencaharian. Seorang bandar atau orang lain yang sebagai perusahaan membuka perjudian, orang yang turut campur dalam hal ini juga dihukum. Di sini tidak perlu perjudian itu di tempat umum atau untuk umum, meskipun di tempat yang tertutup atau kalangan yang tertutup sudah cukup, asal perjudian itu belum mendapat izin dari yang berwajib.
2. Sengaja mengadakan atau memberi kesempatan untuk main judi kepada umum. Di sini tidak perlu sebagai pencaharian, tetapi harus di tempat umum atau yang dapat dikunjungi oleh umum. Inipun apabila telah ada izin dari yang berwajib, maka tidak dihukum.
3. Turut main judi sebagai pencaharian.
Maka untuk itu, Pemerintah sudah seharusnya memperketat atau menjalankan peraturan tersebut, contohnya dengan menugaskan Aparat Kepolisian untuk turun kelapangan dalam hal melakukan penertiban jenis judi tersebut, karena jika dibiarkan akan menjadi momok menakutkan di tengah-tengah masyarakat kita, khususnya samosir, karena sudah kita lihat bahwa perjudian masih saja merajalela.
Jika kita melihat tentang  Undang-Undang No 7 tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian masih memiliki banyak kekurangan, namun dari Undang undang tersebut jelas dikatakan bahwa setiap judi yang dilakukan sebagai bentuk mata pencaharian maka jelas harus segera ditindak hukumi. Hal inilah yang harus dijalankan pihak aparatur. Jika memang perjudian yang marak di samosir bukan semata-mata dilakukan oleh para pemain saja namun juga peran serta para pemilik warung yang telah menyediakan tempat bagi para pemain dalam melakukan perjudian, sehingga sangat tepat dan wajib hukumnya agar pihak terkait segera menertibkan para pemilik warung yang dengan segaja memberikan tempat sebagai sarana perjudian dengan maksud mendapat keuntungan.

Namun walau demikian, dalam mengatasi hal tersebut diharapkan agar aparat harus menindak para pemilik tempat yang dengan segeja memberikan tempat untuk melakukan perjudian apalagi jika menyangkut dengan mata pencaharian. sehingga dengan demikian volume perjudian yang ada secara khusus di samosir dapat dikurangi. Juga dalam upaya pencegahan dan penanggulangan perjudian selain dilakukan tindakan kepolisian juga perlu ditempuh berbagai cara yang bersifat persuasive dan juga melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi mengatasi maraknya perjudian yang terjadi dengan melaporkan kepada pihak berwajib kalau mengetahui adanya perjudian.